Berita Terkini

UPAYA TINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH, KPU LAMONGAN GANDENG BEM SE- KABUPATEN LAMONGAN

KPU Lamongan gelar sosialisasi berbasis kalangan Pemuda, kali ini mahasiswa dan BEM seluruh Lamongann yang menjadi media sosialisasinya. Hampir 50 mahasiswa ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi ini. Kegiatan ini  diselenggarakan Rabu, 25 April 2018 sekitar pukul 13.00 hingga pukul 16.30 wib. Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Anggota KPU Lamongan, Dewi Maslahatul Ummah, beliau menyampaikan, kegiatan sosialisasi kali ini adalah segmentasi berbasis komunitas. Kalangan mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan antusias dalam menggunakan hak pilihnya dan ikut menyampaikan ke masyarakat tentang pentingnya memilih. Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh stakeholder terkait yaitu jajaran Muspika, Kompol. Johar Nawawi dalam menyampaikan sambutannya. merasa senang dapat ikut berpatisipasi dalam kegiatan ini mahasiswa  adalah generasi penerus. Materi sosialisasi disampaikan oleh Divisi teknis KPU Lamongan, Nursalam Beliau menyampaikan secara gamblang materi penyelenggaraan Pilgub Jatim dan diteruskan dengan Tanya jawab.

TIM PENELITI MABES POLRI DATANGI KPU LAMONGAN LAKUKAN SURVEI KEPUASAN PELAYANAN SKCK

Tim penelitian dan pengembangan Mabes POLRI melaksanakan survey tingkat kepuasan masyarakat dalam pengurusan pembuatan SKCK, acara tersebut digelar kemarin (25/4) Di ruang media center Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan. Pada kegiatan itu dilaksanakan pengisian angket/Questionnaire  yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait pelayanan pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut SKCK. Sebanyak 20 responden dari Dinas PU. Bina Marga dan Staf KPU Lamongan ikut berpartisipasi. Peneliti Mabes Polri menyampaikan bahwa pengurusan SKCK merupakan pelayanan Publik, pengguna layanan harus terlayani dengan baik, kegiatan ini bertujuan untuk menyurvei kepuasan pengguna layanan, bagaimana sebenarnya aparat melayani masyarakat. Salah seorang responden, Gilang mengaku bahwa selama ini pelayanan pembuatan SKCK di kepolisian selama ini sudah bagus. “Kami puas dengan pelayanan pihak Polres Lamongan saat membuat SKCK tempatnya nyaman dan pihak aparat sangat ramah. (ain)

KETUA KPU LAMONGAN MENEGASKAN, PEMILIH KALANGAN PEMUDA HARUS CERDAS DAN TIDAK BOLEH TERPENGARUH POLITIK UANG

Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Lamongan bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan dan Panwaslu Kab. Lamongan menggelar acara sosialisasi untuk pemilih kalangan pemuda/mahasiswa, kegiatan tersebut dibalut dengan konsep ngopi bareng. Selasa (24/04/2018). Sekitar  50 pemuda dari berbagai kalangan oraganisasi hadir dalam acara tersebut. Sekira pukul 15.00 WIB, bertempat di kedai Barata. Ketua KPU Lamongan, Imam Ghozali menyampaikan pemilih kalangan pemuda harus cerdas dan tidak boleh terpengaruh dengan politik uang, “Pemilu adalah pesta demokrasi yang penting bagi seluruh rakyat, termasuk bagi pemuda sebagai perwujudan kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin secara konstitusional,” terangnya. Anggota Panwaslu Kab. Lamongan, Badar menjelaskan bahwa karakteristik permilih pemuda ini harus diperhatikan sebagai bahan dalam mengoptimalkan partisipasi pemilih pemuda. Mulai dari karakter kritis dan mandiri, pandangan terhadap politik, memiliki rasa ingin tahu dan antusiasme yang tinggi hingga karakter yang menuntut perubahan. Para peserta merasa antusias mengikuti kegiatan sosialisasi pemilu ini. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. (ain)

WAKIL BUPATI LAMONGAN BERPESAN, MASYARAKAT HARUS MENJADI PEMILIH YANG CERDAS

Demi penyelenggaran Pemilu yang mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di level mikro, keberadaan pemilih cerdas menjadi sangat penting. Untuk itu, saat ini KPU Lamongan sebagai penyelenggara Pemilu terus mendorong masyarakat agar mampu menjadi pemilih yang cerdas. Sebagai sarana untuk mewujudkan hal itu, pada Sabtu (21/4/2018), KPU Lamongan menyelenggarakan pagelaran seni budaya yang bertema ” Menyongsong Pemilu Serentak 2019″. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lamongan, Forkompida Kab. Lamongan, Ketua dan anggota Panwaslukab Lamongan, Ketua dan anggota Partai Politik di Lamongan dan terbuka untuk masyarakat umum . Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati memberikan pesan khusus kepada seluruh undangan khususnya Kepala – kepala desa se- Kabupaten Lamongan supaya mengoptimalkan warganya. “Malam ini adalah momen yang penting sampai diadakan pagelaran seni budaya untuk menyongsong kegiatan pemilu yg rencananya di selenggarakan pd tgl 17 April 2019. Tentu kami berharap kepada kepala desa supaya disampaikan ke warganya yang sudah mempunyai umur 17 Th agar membuat E – KTP ataupun Surat Keterangan Kependudukan”Kata Kartika. Kartika Hidayati juga menyampaikan kepada masyarakat supaya menjadi pemilih yang cerdas. “Masyarakat yang cerdas dalam hal memilih ,pilihlah pemimpin yang cerdas supaya kedepannya jadi pemimpin yang cerdas pula”Tuturnya di depan warga yang memadati Lapangan Sawonggaling. Dalam agenda tersebut KPU Lamongan sengaja menggandeng dengan seniman – seniman yang ada di Kabupaten Lamongan yang di pertunjukkkan dalam malam pagelaran seni dan budaya.Hal tersebut tidak lain merupakan upaya KPU Lamongan dalam mengoptinalkan pemilih di Kabupaten Lamongan. (ain)

SOSIALISASIKAN PEMILU 2019, KPU LAMONGAN GELAR PAGELARAN SENI BUDAYA

Lapangan Sawonggaling Babat terlihat begitu ramai sabtu malam (21/04), ribuan masyarakat berkumpul dan menikmati acara pagelaran seni dan budaya yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan dihadiri oleh Forkompida Kab. Lamongan, Panwaslukab Lamongan, Ketua dan Anggota Partai Politikdan terbuka untuk masyarakat umum.   Dalam sambutannya, Ketua KPU Lamongan Imam Ghozali mengajak kepada masyarakat supaya tidak menjadi pemilih yang pasif. “Terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir. Tentu kegiatan ini memberikan pengertian kepada masyarakat supaya menjadi pemilih yang cerdas untuk memilih pemimpin yang bijak dan sesuai dengan harapan masyarakat yaitu menjadikan Jatim yang lebih baik. Memberikan Suport kepada masyarakat agar tidak menjadi pemilih yang pasif ” Ujar Ketua KPU Lamongan, Imam Ghazali. Anggota KPU Lamongan divisi SDM dan Parmas, MH. Fatkhur Rohman memaparkan, Pagelaran Seni Budaya merupakan bagian dari sosialisasi yang mencakup skala besar karena ribuan masyarakat hadir dalam kegiatan ini, masyarakat dihibur dengan berbagai kebudayaan lokal Kabupaten Lamongan, dengan menggandeng dinas pariwisata dan kebudayaan dan sejumlah sekolah. “penampilan pagelaran campur sari serta tari-tarian adalah budaya local masyarakat Lamongan,” kata MH. Fatkhur Rohman. Lebih lanjut ia memaparkan,  campur sari dan tarian tradisional khas Lamongan merupakan budaya lokal yang dapat menjadi media yang efektif untuk menyampaikan sosialisasi tentang penyelenggaraan pemilu kepada masyarakat. “Kegiatan dinikmati oleh seluruh masyarakat. Tentunya informasi apapun, bisa memenuhi seluruh segmentasi pemilih sebagai transformasi ke masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya. Dalam pagelaran seni ini, KPU mensosialisasikan proses pelaksanaan Pemilu 2019, yakni tentang partai politik peserta Pemilu dan sosialisasi parpol, sekaligus nomor urut parpol peserta Pemilu 2019. (ain)

KETUA KPU JATIM PAPARKAN PERANAN PILGUB JATIM TERHADAP PEMAJUAN DEMOKRATISASI

Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito hadir dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Prakarsa Jatim Kemarin (19/04), di gedung Budi Luhur Lamongan, Acara tersebut dihadiri 100 peserta dari kalangan pegiat social advokasi pelayanan publik, tokoh masyarakat, akademisi dan mahasiswa. Beliau menyampaikan materi terkait peranan Pemilihan Gubernur Jatim 2018 terhadap pemajuan demokratisasi di Jawa Timur, Beliau memaparkan bagaimana memilih pemimpin yang berkualitas, pemilih harus menggunakan hak pilihnya dengan cerdas. Lebih lanjut beliau menjelaskan, Negara yang demokratis memiliki keunggulan karena dalam setiap pengambilan kebijakan mengacu pada aspirsi masyarakat. Masyarakat sebagai tokoh utama dalam sebuah Negara demokrasi memiliki peranan yang sangat penting. Salah satu peranan masyarakat dalam Negara demokrasi adalah partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum. “Masyarakat memiliki peran yang sangat kuat dalam proses penentuan eksekutif dan legislatif b. Oleh karena itu yang harus diketahui oleh masyarakat agar pada saat pelaksaan pemilihan umum masyarakat tidak asal pilih dan hanya ikut-ikutan saja. Pemilih yang cerdas memilih pemimpin dengan baik. Dengan demikian keinginan dan harapan masyarakat dapat dilaksanakan oleh pemerintah melalui kebijakannya. Memilih dengan cerdas, berarti memilih dengan menggunakan penilaian yang objektif, tanpa dipengaruhi oleh faktor uang, kita harus melihat dengan hati nurani kita, siapa sebenarnya calon yang akan kita pilih, bagaimana kualitas moralnya, kualitas intelektualnya dan keterampilan profesional yang dimilikinya. (ain).