Berita Terkini

KPU LAMONGAN MEMBUTUHKAN 31.500 ORANG ANGGOTA KPPS DAN 9000 PETUGAS KETERTIBAN TPS UNTUK PEMILU 2019

TPS dikabupaten Lamongan sebanyak 4500 dari 474 desa dan kelurahan.  Kami membutuhkan badan adhoc Anggota KPPS sebanyak 31.500 orang dan 9000 orang untuk petugas ketertiban TPS pada pemilu 2019 ini. Pengumuman pendaftaran sudah dibuka di kantor Sekretariat PPS desa/kelurahan mulai tanggal 28 februari sampai 5 maret. Untuk penyerahan berkas administrasi dan pendaftaran sejak tanggal 6 maret hingga 12 maret 2019. Pendaftaran ini terbuka untuk umum yg memenuhi persyaratan serta mengacu pada SK KPU RI Nomor 532 tahun 2019. Untuk masa kerjanya sejak 10 April hingga 9 Mei 2019. Batas minimal umur pendaftar adalah 17 tahun, tentunya ini memberikan peluang kepada masyarakat umum di kabupaten lamongan. Harapan kami masyarakat antusias karena bisa menjadi bagian sejarah penyelenggara pemilu di TPS dalam pemilu serentak 2019 ini,  tutur MH. Fatkhur Rohman selaku anggota KPU Lamongan Divisi SDM dan Parmas.//ftr

KPU KAB LAMONGAN GENCAR SOSIALISASI PEMILIH PEMULA

Lamongan,(28/02) Untuk mensukseskan pemilu serentak yang akan di laksanakn pada hari rabu 17 april 2019, KPU Kabupaten Lamongan terus melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih ke wilayah kabupaten lamongan, Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan  dengan mengandeng SMK NU Karanggeneng Kecamatan Karanggeneng dengan narasumber dari KPU Kabupaten Lamongan yaitu MH. Fatkhur Rohman, SH. I.Acara tersebut dihadiri oleh siswa-siswi yang sudah memiliki hak pilih. Kemudian Bapak MH. Fatkhur Rohman selaku narasumber menyampaikan materi berkenaan dengan motivasi pemilih pemula untuk siswa-siswa supaya berpartisipasi dalam pemilu 2019, dan juga memberi tahu bawasanya pemilu kali ini adalah pemilu serentak yang dilaksanakan tidak hanya untuk memilih presiden dan wakil presiden saja tetapi juga untuk memilih anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dan juga tidak lupa beliau memberikan pengetahuan tentang bagaimana tata cara mencoblos surat suara yang baik dan benar. Peserta Sosisalisasi pun sangat antusias untuk mengetahui tentang pemilu 2019. ” Saya sayngat senang dengan kegiatan ini, karena saya bisa mengetahui tentang pemilu” Ujar Windy salah satu siswi. “Saya pun juga merasa senang dengan sosialisasi dari KPU lamongan, karena saya bisa mengetahui berapa surat suara,warna surat suara, surat suarah yang sah dan tidak sah pada pemilu serentak 2019” saut hilda yang merupakan siswi SMK NU Karanggeneng dan juga merupakan kontestansalah satu tv swasta diajang pencarian bakat dangdut. Tujuan sosialisasi kali ini diharapkan para pemilih pemula tersebut sadar akan seberapa pentingnya pemilu dalam menentukan nasib bangsa selama lima tahun kedepan dan juga memberi pemahaman lebih berkaitan dengan pemilu kali ini, supaya tidak kebingungan ketika nanti proses penggunaan Hak Pilihnya nanti tanggal 17 April 2019.

PENGUMUMAN PEMBENTUKAN KPPS PEMILU 2019

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan Umumkan Pembentukan KPPS Pemilu 2019 (28/02) dengan  NOMOR: 41/PP.05.1-SD/3524/KPU.Kab/II/2019 TENTANG PEMBENTUKAN KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA (KPPS) PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019. Dalam rangka Seleksi Calon Anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara untuk Pemilihan Umum Tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan mengundang Warga Negara Indonesia yang memenuhi kualifikasi untuk mendaftarkan diri menjadi anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara untuk Pemilihan Umum Tahun 2019.

KPU LAMONGAN ADAKAN BIMTEK PEMUNGUTAN DAN PERHITUNGAN SUARA SERTA REKAPITULASI

Lamongan,(26/02) Komisi Pemilihan Umum mengadakan Bimbingan teknis kepada seluruh PPK se kabupaten lamongan, Bimbingan Teknis ini dilaksanakan di Tanjung Kodok Beach Resort di Kecamatan Paciran. “Bimtek kali ini kami laksanakan guna teman-teman PPK se-kabupaten lamongan lebih faham lagi tekait proses pemungutan dan perhitungan serta rekapitulasi pada pemilu 2019” Ujar Bapak Awitono, SH. MM Setelah Bimtek Materi disampaikan pada hari selasa 26 februari 2019, pagi harinya dilanjutkan dengan simulasi pukul 09.00 WIB. Berbagai skenario dikemas secara beruntutan untuk menunjang simulasi pada pagi ini. Skenario ini dibuat dengan kasus-kasus yang seringkali terjadi ketika pemungutan suara tiba, seperti orang pindah memilih, tidak membawa C6-KWK, tidak membawa kartu identitas hingga keterlambatan datang ke TPS. Setelah simulasi berakhir langsung penyampaian evaluasi oleh bapak Nur Salam selaku divisi Teknis KPU Kab Lamongan.//lat

RELAWAN DEMOKRASI BASIS NITIZEN TERUS TINGKATKAN SOSIALISASI

Lamongan, (25/02) Melanjutkan pada batch pelatihan web desa id yang terlaksana di pusat komunitas kreatif Lamongan, relawan demokrasi kembali melakukan sosialisasi yang dihadiri oleh 20 peserta dari 20 desa yang ada di kabupaten Lamongan. Dalam sosialisasi kali ini dihadiri narasumber dari KPU kabupaten Lamongan yakni bapak Imam Ghozali selaku ketua komesioner KPU kabupaten Lamongan. Bapak Imam Ghozali menyampaikan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam pemilu serentak 2019. Selain itu juga bapak Imam Ghozali menanamkan kesadaran untuk menjadi pemilih yang berkualitas, juga tahapan penyelenggaraan pemilu, serta informasi mengenai surat suara yang diperoleh ketika pemilih pindah TPS. “Bagaimana jika kita orang Lamongan kemudian pindah TPS ke Surabaya, apa yang kita lakukan terlebih dahulu dan berapa surat suara yang kita dapat?” Tanya salah satu peserta pelatihan web. “Yang kita lakukan terlebih dahulu adalah mengurus form A5 di PPS Desa/Kelurahan atau langsung ke KPU Kabupaten/Kota. Setelah itu form A5 diberikan di PPS Desa/Kelurahan atau di KPU Kabupaten/Kota tujuan. Untuk surat suara yang didapat hanya dua yakni capres dan cawapres, dan DPD.” Jawab salah Bambang Viky salah satu relawan demokrasi basis warganet. Setelah itu ditutupnya acara sosialisasi dengan mengajak para peserta pelatihan Web untuk turut mensukseskan pemilu serentak pada 17 April 2019.

RELAWAN DEMOKRASI BASIS KEAGAMAAN MELAKUKAN SOSIALISASI PEMILU DI DESA PANCASILA KECAMATAN TURI

Turi. Demi tersuksekannya penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019, relawan demokrasi basis keagamaan memberikan sosialisasi kepada umat Hindu dan Kristen di Desa Pancasila Kecamatan Turi (Desa Balun, Red) pada hari minggu, 24 Februari 2019. Kami memilih Desa Balun karena salah satu desa yang memiliki keberangaman penduduknya dalam memeluk agama, yang dimana dalam satu desa ada tiga agama yaitu Islam, Kristen, dan hindu Kata Ni’mah Selaku kordinator Basis keagamaan. Di Depan ratusan umat Hindu dan kristen Fathur selaku Komisioner KPU Kabupaten Lamongan yang menjadi Narasumber mengajak umat Hindu dan Kristen untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019. Lebih – lebih tahun 2019 merupakan tahun pertama dalam melakukan pemilu serentak dimana pemilihan calon legislatif dan presiden. Setelah narasumber menerangkan terkait tentang pemilu 2019, dibuka sesi tanya jawab. “Bagaimana cara kami dapat memilih,ketika kami sedang berpergian atau ada kegiatan lain diluar daerah pemilihan kami?” tanya salah satu peserta. “Bagi Bapak ibu umat Hindu dan kristen yang pada tanggal 17 April 2019 tidak bisa nyoblos di TPS terdaftar dengan alasan tertentu maka silakan untuk mengurus formulir A5 untuk pindah memilih” Jawab Fathur. Apa lagi masa pengurusan pindah memilih di perpanjang sampai tanggal 17 Maret 2019. Ada dua cara mengurus pindah memilih: – Memintak formulir A5 dari PPS atau KPU asal Kemudian di serahkan ke PPS tujuan – Dengan membawa E-KTP ke PPS atau KPU dimana tempat tinggal sekarang untuk mengurus Formulir A5. Setelah selesai kegiatan tersebut ditutup dengan foto bersama.

Populer

Belum ada data.