Berita Terkini

KPU Lamongan Menghadiri Rapat Evaluasi Tahapan Teknis Pemilihan Serentak Tahun 2020

Banyuwangi-KPU Jawa Timur (Jatim) adakan Evaluasi Tahapan Teknis Pemilihan Serentak Tahun 2020 di KPU Kabupaten Banyuwangi selama 3 hari (Senin-Rabu, 8-10 Maret 2021). KPU Lamongan turut berpartisipasi sebagai salah satu peserta dari 19 Kota/Kabupaten di Jawa Timur yang melakukan Pemilihan. Sebagai Kabupaten yang melakukan seluruh tahapan pemilihan membuat KPU Lamongan dapat merasakan pengalaman dan dinamika yang berbeda pada setiap tahapan. Tahapan Teknis Pemilihan Serentak ini meliputi Tahapan Pencalonan, Pemungutan dan Penghitungan Suara, Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara, Penetapan Pasangan Calon Terpilih serta Penggunaan Aplikasi Sirekap.Acara tersebut diwakili oleh Komisioner divisi Teknis Penyelenggaraan, Ahmad Shohib dan Sub Koordinator Teknis dan Humpas, Awinoto. Pada tahapan Pencalonan, KPU Lamongan menerima 2 bentuk pencalonan, yaitu calon Perseorangan dan Partai Politik. “Alhamdulillah KPU Lamongan diberikan kesempatan untuk menerima pencalonan tidak hanya dari partai politik, namun juga perseorangan.” Ujar Ahmad Shohib. Diketahui bersama, proses pencalonan perseorangan memerlukan dukungan minimal 10% dari total jumlah penduduk Lamongan dan tersebar di 50% lebih jumlah kecamatan . KPU Lamongan juga perlu melakukan KPU akan melakukan serangkaian verifikasi untuk memastikan kelengkapan syarat. Pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara, KPU Lamongan dapat menjalankan dengan baik. Selanjutnya untuk tahapan rekapitulasi penghitungan suara, KPU Lamongan bersyukur saat mengetahui bahwa tingkat parmas (partisipasi masyarakat) Lamongan termasuk masih tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Gogot Cahyo Baskoro, dalam sambutannya membuka rapat evaluasi di hari pertama memberikan apresiasi kepada penyelenggara di tingkat Kabupaten/ Kota. Gogot menyatakan bahwa pemilihan dikala pandemi ini adalah hal yang tidak mudah. Banyak tantangan mulai dari pengubahan regulasi, jadwal dan tahapan, hingga kekhawatiran masyarakat untuk datang ke TPS. Namun ternyata semua hambatan itu dapat dilalui dan pemilihan tahun 2020 terlaksana dengan baik.“Belum ada satu penyelenggara di Indonesia yang memiliki pengalaman melaksanakan pemilihan di tengah masa pandemi Covid-19. Jadi Bapak/ Ibu ini mencatat sejarah bagi demokrasi di Indonesia,”Ujar Gogot.

Rapat Koordinasi Pengelolaan Logistik dan Pemutakhiran Data Pemilih Pasca Pemilihan : Disiplin Administrasi dan Manajemen Logistik

Sidoarjo-Dalam rangka berakhirnya Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020. KPU Jawa Timur (Jatim) mengadakan Rapat Koordinasi (rakor) pengelolaan Logistik dan Pemutakhiran Data Pemilih Pasca Pemilihan Serentak 2020. Acara ini diselenggarakan selama 3 hari di Kantor KPU Kabupaten Sidoarjo (Senin-Rabu, 8-10/03/2021). Acara ini dihadiri oleh 3 perwakilan KPU Lamongan, Mahrus Ali (Ketua KPU Lamongan), Dewi Maslahatul Ummah (Anggota KPU Divisi Perencanaan, Data dan Informasi) dan Yosep Dwi Prihatono (Sekretaris KPU Lamongan). Sebagai pengisi dan moderator rakor, KPU Jatim diwakili oleh Divisi Perencanaan dan Logistik, Miftahur Rozaq, Divisi Data dan Informasi, Nurul Amalia, Koordinator Bagian Program; Data; Organisasi dan SDM, Suharto, staf subbagian Perencanaan dan Data, serta staf subbagian Umum dan Logistik. “Acara ini sebagai bentuk disiplin administasi yang dilakukan oleh KPU yang telah melakukan pemilihan serentak 2020.” Ungkap Mahrus Ali setelah mengikuti serangkaian proses rakor selama 3 hari. Mahrus Ali menambahkan, acara ini secara garis besar membahas 4 poin penting. Yang pertama adalah Materi Evaluasi Pengadaan dan Hibah Thermogun, Materi Pengelolaan Logistik Pasca Pemilihan, Materi Jadwal Retensi Arsip Dokumen Pemilihan serta Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Pasca Pemilihan. Dewi Menunjukkan bahwa Materi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan menjadi bekal yang sangat penting bagi kedepannya. “Pemutakhiran data pemilih merupakan bentuk pembaruan data pemilih yang dapat menjadi modal bagi pemilihan 2024,”ungkapnya.

LIRA Serahkan Laporan Hasil Pemantauan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Lamongan 2020

Penyerahan Laporan LIRA ke KPU Lamongan-LIRA, sebagai pemantau pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten Lamongan 2020, serahkan laporan hasil pemantauan pemilihan ke Kantor KPU Lamongan, Jalan Basuki Rahmat 207. Laporan yang diserahkan pada Kamis, 04/03/2021 tersebut sebagai hasil kerja LIRA dalam memantau proses kepemiluan di Lamongan. Laporan diterima oleh Khoirul Anam (Divisi Sosdiklih, SDM, Parmas), Achmad Shohib (Divisi Teknis) dan Awinoto (Kasubag teknis pemilu). Anam mengutarakan terima kasih atas pastisipasi LIRA selama ini sebagai lembaga perwakilan masyarakat yang secara independen mengawasi proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan 2020. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari KPU yang diberikan, kami berharap dapat menjadi mitra secara berkelanjutan untuk pelaksanaan kegiatan KPU kedepannya,” Ujar Abdul Qodir, Bupati DPD LSM LIRA Lamongan.  LSM LIRA sebagai lembaga yang mengawal pemilihan bupati Lamongan dengan membentuk sebuah Satuan Tugas (Satgas) Pemantau Independen Pemilihan Bupati dan Wakil bupati. Relawan yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat ini melakukan pemantauan pada seluruh kecamatan di Lamongan sejak masa kampanye pasangan calon (paslon) hingga masa perhitungan surat suara./dra

KPU Kabupaten Lamongan Menerima Kunjungan DPD PKS Kabupaten Lamongan

Lamongan-KPU Kabupaten Lamongan telah menerima dengan baik kunjungan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lamongan(04/03/2021). “Kunjungan kami dalam rangka menjalin silaturahim dan kerjasama seluruh elemen masyarakat, termasuk KPU Kabupaten Lamongan,” ujar sekretaris PKS Kabupaten Lamongan, Hendri Ikhfandi. Acara ini dihadiri oleh  8 perwakilan kader PKS, termasuk Ali Afandi (Ketua DPD PKS Kabupaten Lamongan), Ahmad Zainuddin (Ketua MPD PKS Kabupaten Lamongan) dan Hendri Ikhfadhi ( Sekretaris DPD PKS Kabupaten Lamongan). Mahrus Ali (Ketua KPU Kabupaten Lamongan), Khoirul Anam (Komisioner KPU Kabupaten Lamongan),  Yosep Dwi (Sekretaris KPU Kabupaten Lamongan), dan Miftahul Huda (Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik) menerima PKS Kabupaten Lamongan di ruangan Media Center. Acara diawali dengan perkenalan diri dari masing-masing pihak. PKS juga memperkenalkan struktur baru mereka di tingkat Kabupaten Lamongan yang baru saja dilantik februari, 2021. KPU menyampaikan mengenai proses kerja dan rencana kepemiluan yang memang wajib diketahui oleh setiap partai. Setelah perkenalan dan penjelasan antara kedua pihak, dilanjutkan oleh sesi tanya jawab, antara lain rencana penambahan dapil, rencana tahapan pemilu 2024 dan proses verifikasi partai politik. Acara diakhiri dengan pemberian cendera mata dari PKS yang menunjukkan logo baru PKS. Logo didominasi warna oranye dengan elemen dua bulan sabit mengapit satu tangkai padi tegak lurus berwarna putih. 

Keluarga KPU Kabupaten Lamongan Sudah Menjalankan Vaksinasi Covid-19

Keluarga KPU Kabupaten Lamongan telah menjalankan vaksinasi covid-19 tahap pertama. Kegiatan yang dilakukan pada hari Kamis, 25 Februari 2021 di RSIA Fatimah Lamongan ini lancar tanpa ada hambatan apapun. Sebanyak 30 orang keluarga KPU Kabupaten Lamongan menjalani proses vaksinasi covid-19 pada pukul 13.00. 30 vaksin dibutuhkan oleh KPU Kabupaten Lamongan, dengan rincian 5 Komisioner, 16 Pegawai Negeri Sipil, 6 Pegawai Kontrak dan 3 Tenaga Pendukung Pemilihan. Proses vaksinasi dilakukan dalam beberapa urutan dengan sangat memperhatikan protokol kesehatan. Saat pertama kali datang, penerima vaksin berjalan ke bagian paling kiri tempat pelaksanaan vaksinasi. Penerima vaksin menggunakan hand sanitizer lalu dilakukan cek suhu tubuh untuk dipastikan tidak lebih dari 37.50 C. Penerima duduk di Bilik 1-Pendaftaran untuk dicek pengisian Kartu Vaksinasi Covid-19 apakah sudah sesuai dengan data kependudukan. Selanjutnya, penerima berjalan ke Bilik 2-Pemeriksaan untuk dilakukan screening/pemindaian kesehatan tubuh. Pada tahapan ini, penerima dicek tekanan darah dan ditanya beberapa pertanyaan untuk dinilai apakah tubuhnya siap menerima vaksin atau tidak. Setelah dinyatakan bisa menerima vaksin, penerima menuju Bilik 3, proses penyuntikan vaksin. Setelah proses menyuntikkan vaksin, penerima menunggu selama 30 menit untuk mendeteksi gejala setelah vaksinasi yang muncul. Terakhir, penerima menuju Bilik 4 untuk menerima sertifikat bukti telah melakukan vaksinasi dan menginfokan untuk jadwal vaksin selanjutnya.  

Populer

Belum ada data.